SURABAYA – Rangkaian acara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2017  digelar di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS). Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, meluncurkan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Gedung Pusat Riset ITS, Surabaya (2/5).

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) ini merupakan salah satu program yang dirancang oleh Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti guna meningkatkan kualitas guru sehingga diharapkan dapat menghasilkan lulusan calon guru yang profesional dan siap menghadapi tantangan di era persaingan yang ketat ini.

Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti, Patdono Suwignjo, mengatakan pembukaan program studi (prodi) profesi guru ini bertujuan untuk meningkatkan mutu guru dan mutu pendidikan di Indonesia serta untuk menyesuaikan pendidikan profesi sebagaimana amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

“Prodi ini akan memberikan tambahan kompetensi calon guru dalam mengajar, sama halnya seperti keprofesian insinyur, dokter, dan lainnya,” ujar Patdono dalam sambutannya.

Menristekdikti Mohamad Nasir mendorong program Pendidikan Profesi Guru (PPG) supaya dapat berjalan dengan baik, dan mampu menghasilkan guru-guru di Indonesia untuk meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Program PPG ini harus kita dorong untuk meningkatkan kualitas guru-guru di Indonesia,” kata Nasir pada sambutannya sesaat setelah meresmikan Gedung Pusat Riset ITS Surabaya.

Perlu diketahui, program PPG diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 Kependidikan dan S1/D-IV Non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik profesional dan kemudian dapat menjadi guru pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah umum maupun kejuruan.

Program PPG juga akan mendapat penilaian akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sehingga calon guru yang sudah memiliki ijazah Sarjana, dapat segera mendaftar di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang diberi ijin untuk menyelenggarakan PPG.

Usai peluncuran program, Menteri Nasir berkesempatan memberikan penghargaan kepada perwakilan mahasiswa dari Tim Robot Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dan Tim Robot Universitas Muhammadiyah Malang yang telah mengukir prestasi baik di tingkat nasional maupun tingkat internasional.

Mahasiswa tersebut telah berhasil menjadi juara pada kejuaraan robot internasional Trinity College International Robot Competition yang diselenggarakan di Hartford, Amerika Serikat pada 1-2 April 2017 bulan lalu.

“Saya mengapresisasi kepada mahasiswa yang telah mencapai kesuksesan pada tingkat nasional dan internasional, selamat kepada seluruh tim robot yang telah berhasil mengukir prestasi, semoga sukses, terus tingkatkan kualitas anda di bidang yang anda kuasai,” tegas Nasir. (ard)