YOGYAKARTA – Puncak acara pemilihan mahasiswa berprestasi (Mawapres) tingkat nasional tahun 2016 dibuka oleh Ketua Pelaksana, Widyo Winarso, dengan membacakan laporan kegiatan. Dalam sambutannya, Widyo menjelaskan kepada seluruh hadirin mengenai keseluruhan proses seleksi pemilihan mawapres sampai menghasilkan 31 finalis, hingga mengenai proses penilaian oleh para juri. “Mereka merupakan bibit-bibit unggulan Indonesia yang perlu didukung penuh,” lanjutnya.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan apresiasi dan evaluasi oleh Koordinator Juri, Suko Hardjono, dan Juri Psikologi Mawapres, Budi Matindas. Suko membacakan ringkasan hasil penilaian, baik dari kemampuan bahasa inggris, karya ilmiah, kemampuan akademik, ekstrakulikuler, kewirausahaan, hingga kiprahnya di kampus. Kemudian dilanjutkan oleh Budi yang menyampaikan nilai-nilai yang perlu ditekankan dalam pemilihan mahasiswa berprestasi. “Pemenang mawapres ini bukan hanya yang dapat mengalahkan finalis lainnnya, namun yang dapat mengalahkan dirinya sendiri sehingga dapat menunjukkan kompetensinya yang terbaik,” ujar Budi.

Puncak acara adalah penyerahan penghargaan kepada para pemenang, yang diawali dengan pembacaan mawapres yang meraih gelar penyaji terbaik, inovasi terbaik, dan peringkat 3 teratas.

“Perlu untuk selalu diingat, bahwa kita harus mencapai keutuhan pendidikan Indonesia, yaitu tidak hanya dalam ilmu pengetahuan dan inovasi, namun juga menciptakan karakter diri yang terbaik serta menjunjung tinggi nasionalisme sebagai warga negara,” papar Direktur Kemahasiswaan Ditjen Belmawa, Didin Wahidin, dalam menutup acara Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2016 yang diselenggarakan pada hari Selasa (16/8).

_DSC3478 _DSC3481

Berikut daftar peraih penghargaan dalam pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2016.

Terbaik 1 (Program Diploma)
Zandhika Alfi Pratama dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Judul Karya Ilmiah: “Inovasi Pemurnian Garam Rakyat Dengan Penambahan Poly Aluminium Chloride Guna Menghasilkan Garam Berstandar Industri”

Terbaik 1 (Program Sarjana)
Irman Faiz dari Universitas Indonesia
Judul Karya Ilmiah: “Inovasi Strategi Pemberantasan Korupsi Untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa: Studi Kasus Indonesia”

Terbaik 2 (Program Diploma)
Rizal Justian Setiawan dari Universitas Negeri Yogyakarta
Judul Karya Ilmiah: “EF Boat (Eco-Friendly Boat): Rancang Bangun Kapal Nelayan BerbasisWater Jet Machine and Trimaran Hull Dengan Konsep Pemanfaatan Renewable Energy Berupa Solar, Wave And Wind Energy Sebagai Pengembangan Teknologi Maritim Di Indonesia”

Terbaik 2 (Program Sarjana)
Bondan Prakoso dari Universitas Negeri Yogyakarta
Judul Karya Ilmiah: “Model Penahan Kejut Untuk Meningkatkan Keselamatan Penumpang Mobil Dari Kecelakaan”

Terbaik 3 (Program Diploma)
Teguh Satrio Wibowo dari Politeknik Elektronik Negeri Surabaya
Judul Karya Ilmiah: “Sistem Kecerdasan Buatan Image Processing Untuk Mendeteksi Buah Kelapa Dengan Robot Pemanjat Pohon Kelapa Menggunakan Steady-State Genetic Algorithm

Terbaik 3 (Program Sarjana)
Muhamad Haris Zamaludin Setiadiputra dari Institut Pertanian Bogor
Judul Karya Ilmiah: “Online Farming System IIOFS Mobile Application as Strategy to Empower Indonesian Farmers

Penyaji Terbaik
Amal Arifi Hidayat dari Universitas Airlangga
Judul Karya Ilmiah: “Antibiotik Hidup Berbasis Bdellovibrio bacteriovorus Sebagai Inovasi Mutakhir Melawan Resistensi Antibiotik Global”

Inovasi Terbaik
Emas Agus Prastyo Wibowo dari Universitas Negeri Semarang
Judul Karya Ilmiah: “Solar Driven Photocatalytic Fuel Cells: Inovasi Teknologi Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan sebagai Sumber Energi Listrik pada Lampu Penerangan Jalan.”

(DRT/Editor/HKLI)