Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) mengundang perwakilan RISTEKDIKTI dan Universitas untuk berpartisipasi dalam program Applied Research and Innovation Systems in Agriculture (ARISA) pada tanggal 1 – 5 Mei 2017 ke Brisbane.

Kunjungan ke Brisbane ini untuk menghadiri workshop on Customer Engagement, Funding Source to Target, Relationship Building, Engagement, IP and Legal Aspect. Workshop ini sangat bermanfaat untuk pelaku kebijakan di bidang komersialisasi untuk pengembangan skill bernegosiasi dengan pelaku bisnis sehingga dapat mendukung pelaksana program dan pelaku kebijakan dalam pengembangan kebijakan dan pelaksanaan program-program komersialisasi dan hilirisasi.

Dilaksanakan pula kunjungan ke pertanian untuk berdiskusi mengenai kerjasama adopsi teknologi yang telah membuat masing-masing pertanian unggul. Kunjungan itu diantaranya ke Rugby Farm mengenai produksi pertanian dan proses pengolahan nilai tambahnya. Kunjungan ke family farm of Howard dan Rosa Rother untuk melihat proses irigasi pertanian, perkebunan kapas, dan mengunjungi pertambangan New Hope, Acland melihat bagaimana rehabilitasi tanah setelah pertambangan dan produksi peternakan setelah pengoperasian pertambangan dan kunjungan ke Gatton, produksi susu sapi Universitas Queensland. Diskusi dan presentasi oleh Duncan Ferguson, Direktur Commercial Engagement (Pertanian), Uniquest yang berperan mengkomersialisasikan outcome riset untuk menjamin keberlanjutan, manfaat sosial dan lingkungan.

Beberapa manfaat dan tindak lanjut yang diperoleh diantaranya yaitu materi ini dapat dipergunakan sebagai pedoman ke universitas dalam rangka pengusulan proposal ke industri, beberapa teknik dalam bernegosiasi dan perlunya terlibat dalam kegiatan Bisnis matching dan Bisnis Gathering. Pelatihan ini juga bertujuan untuk menguatkan fungsi intermediasi di Perguruan Tinggi. Fungsi intermediasi yang berjalan dengan baik akan meningkatkan adopsi teknologi tepat guna maupun inovasi di industri serta UMKM. Adopsi teknologi mendorong inovasi dalam industri dan menciptakan keunggulan kompetitif yang akhirnya menguatkan daya saing industri di Indonesia.

Tidak hanya dihadiri oleh perwakilan RISTEKDIKTI (Ahmad Athoillah dan Tien Rahmiatin), kunjungan ini dihadiri pula oleh perwakilan dari Universitas Jember (Prof. Achmad Subagio, Marga Mandala, Ph.D), Universitas Mataram (Prof. I Komang Damar Jaya, Prof. Yusuf Akhyar Sutaryono, Dr. Dahlanuddin dan Rosmilawati, MP), Universitas Brawijaya (Prof. Hendrawan Soetanto dan Aswah Ridhowi, M.Sc). Di hadiri pula oleh perwakilan dari Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia-P3GI, Pasuruan (Joko Roesmanto dan Sylvia Lindawati) dan perwakilan Konsultan CSIRO-ARISA Project (Dr. Joko Mariyono) serta perwakilan dari Lembaga CIPG (Jimmy Tanaya, Ph.D). Tim ARISA terdiri dari Dr. Andrew Ash dan Michaela Cosijn.

Dit. Inovind
fullsizerender img_8758 img_8798 img_8799