Pada Selasa 15 Desember 2015, bertempat di Auditorium Lantai 3 Gedung II BPPT, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi memberikan anugerah penghargaan bagi pusat unggulan iptek yang telah ditetapkan. Pemberian apresiasi ini dilakukan pada acara Innovation Bussiness Gathering dan Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tahun 2015. Pemberian Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan merupakan penghargaan dari Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi memberikan penghargaan terhadap lembaga litbang atas keberhasilannya mencapai kinerja lembaga yang tinggi.

Adapun Pusat Unggulan yang telah ditetapkan terdiri dari 10 lembaga yaituv : Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi IPB, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Kementerian Pertanian, Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Kementerian Pertanian, Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) PT Riset Perkebunan Nusantara, Pusat Mikroelektronika ITB, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) BPPT, Pusat Studi Satwa Primata (PSSP) IPB, Balai Besar Penelitian Kementerian Pertanian, Konsorsium Riset Pengelolaan Hutan Tropis Berkelanjutan Universitas Lambung Mangkurat, dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

Dalam laporannya, Direktur Jendral Kelembagaan Iptek dan Dikti, Patdono Suwigno mengatakan, kegiatan pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI) telah dikembangkan sejak tahun 2010, dengan meningkatkan kompetensi lembaga litbang melalui empat sisi yaitu; (1) Kemampuan lembaga litbang untuk menyerap informasi dan teknologi (sourcing capacity); (2) untuk melakukan kegiatan riset (R&D Riset); (3) untuk mendiseminasikan hasil-hasil riset (diseminating capacity); dan (4) kemampuan lembaga litbang untuk mengembangkan kegiatan litbang berbasis potensi sumber daya lokal (local resources development capacity).

Sampai dengan tahun 2014, Kemenristek Dikti telah membina 27 lembaga litbang dimana 9 lembaga litbang diantaranya telah ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek. Selama 6 tahun perjalanannya, program ini juga telah mendapatkan pengakuan secara internasional. OECD dalam OECD Science, Technology, and Industry Outlook 2014 telah menempatkan program Pusat Unggulan Iptek sebagai Hot Issue dalam laporannya. Tahun 2015 ini akan dikembangkan kembali 18 Lembaga Litbang baru untuk dikembangkan sebagai Pusat Unggulan Iptek dan Penetapan 10 Lembaga Litbang sebagai Pusat Unggulan Iptek. Secara keseluruhan sampai dengan tahun 2015 terdapat 45 lembaga litbang yang dikembangkan dan 19 lembaga telah ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek.

Dalam acara Innovation Bussiness Gathering dan Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tahun 2015 telah di tandatangani Masterplan penetapan lembaga penelitian dan pengembangan/konsorsium riset yang dibina sebagai Pusat Unggulan Iptek yang disaksikan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir yang didampingi oleh Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek, Patdono Suwigno

Dalam kegiatan Apresiasi lembaga litbang tahun 2015 ini juga dilaksanakan bersamaan dengan gelar produk inovasi, peluncuran produk inovasi, dan business matching. Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas program di Lingkungan Kemenristek Dikti dalam rangka membangun bangsa Indonesia melalui penguatan Sistem Inovasi Nasional.