KKN ITS Implementasikan Panel Surya Guna Bantu Suplai Listrik

Tim KKN Abmas ITS bersama para warga Desa Daun, Kabupaten Gresik saat kegiatan sosialisasi

Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember terus memberikan kontribusi terbaiknya bagi masyarakat. Kali ini, melalui Kuliah Kerja Nyata dan Pengabdian Masyarakat (KKN Abmas), ITS lakukan implementasikan photovoltaic (PV) on-grid guna membantu suplai listrik sebagai sumber energi yang dapat meringankan beban listrik desa.

Anggota pelaksana tim KKN Abmas, Ivan Rajendra Darryl Ananta menjelaskan, PV on-grid merupakan pembangkit listrik tenaga surya yang memanfaatkan energi surya untuk diubah menjadi listrik. Berbeda dengan jenis lain yang dilengkapi baterai, PV on-grid dipasang langsung dengan jaringan listrik umum. Dengan sistem ini, daya listrik panel dapat dialirkan langsung ke jaringan listrik umum.

Baca Juga :  Unsyiah dan UNS Kerja Sama Wujudkan Kampus Merdeka

Lebih lanjut, tim yang dipimpin oleh  Dr Eng Rony Seto Wibowo ST MT ini menyumbangkan satu buah modul PV on-grid yang dipasang pada Masjid Baitul Mu’minin, Desa Daun, Kabupaten Gresik. Alat ini mampu menghasilkan daya hingga 550 watt dengan efisiensi sebesar 21,3 persen. “Kapasitas panel yang cukup besar ini ditargetkan dapat menyuplai masjid apabila terjadi pemadaman listrik,” ungkapnya.

Proses pemasangan photovoltaic di Masjid Baitul Mu’minin, Desa daun, Kabupaten Gresik

Tidak hanya pemasangan PV on-grid, Ivan dan tim juga mengadakan sosialisasi PV on-grid kepada penduduk sekitar. Pada sosialisasi ini, masyarakat diberikan pengetahuan mengenai cara penggunaan dan perawatan, demonstrasi penggunaan alat, hingga keuntungan masa depan yang didapat melalui teknologi ini. “Tujuannya agar alat yang sudah dipasang ini dapat dirawat dengan baik oleh penduduk,” terang Ivan.

Baca Juga :  Raih Asa, Platform Bimbingan Beasiswa Karya Mahasiswa ITS

Mahasiswa Departemen Teknik Elektro ini juga menyebutkan bahwa tim KKN Abmas ITS juga membantu mengembangkan jaringan telekomunikasi Desa Daun melalui pemasangan Wi-Fi. Hal ini dilakukan sebab Desa Daun telah memperoleh dana digitalisasi dari pemerintah. Oleh karena itu, pemasangan Wi-Fi ini diharapkan dapat membantu desa dalam mengelola dana tersebut dengan lebih maksimal.

Tim KKN Abmas ITS saat menjelaskan panel box kepada warga Desa Daun

Kegiatan ini melibatkan lima orang dosen Departemen Teknik Elektro, sebelas orang mahasiswa Departemen Teknik Elektro, serta masyarakat Desa Daun. Terakhir, Ivan bercerita bahwa para masyarakat memberikan respons positif terhadap rangkaian kegiatan KKN Abmas ITS ini. “Bahkan saat pemasangan panel, beberapa orang juga mengajukan diri untuk membantu secara sukarela,” pungkasnya. (HUMAS ITS)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1.00 out of 5)
Loading...
838 Views