Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir meresmikan Gedung baru Pascasarjana, Kantor Unit Kreatifitas Mahasiswa atau UKM, dan Gedung Halal Center Universitas Islam Malang (UNISMA), pada Rabu, (19/10/2016).

Sejarah baru ini merupakan sebuah kebanggaan bagi civitas akademika Unisma karena keberhasilan telah menyelesaikan gedung baru yang megah setinggi 7 lantai, dan kedepan Unisma akan menjadi kampus yang akan bersaing dengan Perguruan Tinggi di tingkat nasional bahkan internasional.

Acara peresmian diawali dengan penandatanganan prasasti bertempat di depan lokasi gedung baru oleh Menristekdikti, Rektor Unisma Masykuri Bakri, dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Unisma KH. Muhammad Tholhah Hasan yang disaksikan oleh civitas akademika Unisma dan tamu undangan. Acara dilanjutkan dengan peninjauan kedalam gedung baru tersebut oleh Menteri Nasir beserta jajaran.

Pada kesempatan yang sama, tidak jauh dari lokasi sebelumnya, Menteri Nasir juga melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Gedung Bundar Al-Asy’ari didampingi Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Intan Ahmad, diikuti Rektor Unisma, Ketua Dewan Pembina Yayasan, dan Civitas Akademika Unisma.

Dalam laporannya, Rektor Unisma Masykuri Bakri mengatakan Gedung Bundar memiliki luas sekitar kurang lebih 9.200 meter persegi dan ditargetkan proses pembangunan gedung selama 2 tahun.

“Dengan bangunan bundar melingkar ini, kedepannya akan dipakai sebagai pusat-pusat kegiatan serbaguna bagi Mahasiswa Unisma,” ucap Rektor Unisma.

Dirinya menambahkan Gedung ini juga bisa dimanfaatkan untuk masa orientasi pada Mahasiswa baru, kegiatan wisuda, dan kegiatan acara lainnya di Unisma.

“Karena pada kegiatan-kegiatan penting seperti itu kita membutuhkan gedung yg bisa menampung kapasitas sekitar 10,000 lebih orang. Dukungan dari seluruh civitas akademika, Mahasiswa, serta khususnya Menristekdikti diharapkan bisa memberi motivasi yang lebih pada kami demi tumbuh dan berkembangnya Unisma,” ujar Masykuri.

Dengan adanya penambahan gedung baru tersebut Unisma, diharapkan bisa lebih berkembang lagi agar tumbuh menjadi universitas yang berkelas dunia. (ard/sts)