PIH UNAIR – Perkembangan era digital berhasil dimanfaatkan oleh para anggota Divisi Pengemgbangan Keilmuan, Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga. Melalui laman yang beralamat di http://bit.ly/e-politic, mereka mengunggah literatur-literatur perkuliahan Program Studi S-1 Ilmu Politik.

E-Politic itu sendiri digagas oleh mahasiswa S-1 Ilmu Politik, Eksa Yoga. E-Politic sendiri diluncurkan tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Selasa (2/5). Peluncuran inovasi baru yang dihadiri mahasiswa dan dosen FISIP itu dilangsungkan di ruang perkuliahan 307 FISIP UNAIR.

“E-Politic berisi materi perkuliahan mahasiswa mahasiswi Ilmu Politik UNAIR dari awal semester hingga akhir, serta di dalam E-Politic terdapat buku dan jurnal tentang politik untuk menunjang proses perkuliahan,” tutur Eksa.

“E-Politic juga hadir agar mahasiswa Ilmu Politik mudah memahami dan mempelajari mata kuliah yang ada serta untuk menunjang perkuliahan dengan berbasis online yang tidak bisa terlepas dalam keseharian mahasiswa,” imbuhnya.

Dalam laman E-Politic, pengunjung bisa menemukan puluhan buku-el (elektronik), jurnal-el, novel-el, dan skripsi-el. “Skripsi-el itu ditujukan agar mahasiswa tidak kesulitan dalam mencari judul atau referensi ketika menulis skripsi. Hal-hal seperti itu banyak dialami oleh mahasiswa,” tutur Eksa.

Ada pula materi perkuliahan dalam format powerpoint. Pengunduhan data-data tersebut juga mudah sekali. Pengunjung tak perlu meminta akses Google Drive ke pihak pengunggah.

Sejumlah file yang sudah diunggah di laman E-Politic antara lain materi perkuliahan Pemikiran Politik Barat, Pemikiran Politik Indonesia, Dasar Ilmu Pemerintahan, Ekonomi Politik, hingga Teori Politik Kontemporer. Ada pula sejumlah buku berjudul Memahami Ilmu Politik (Ramlan Surbakti), Madilog (Tan Malaka), dan Bung Karno: Penjambung Lidah Rakjat Indonesia (Cindy Adams).

Di laman E-Politic, pengunjung juga bisa membaca berita-berita terkini tentang kegiatan di lingkungan kampus. “Hal tersebut untuk menunjang para mahasiswa yang memiliki jiwa aktivis agar lebih update dan dapat mengupas permasalahan yang ada di lingkungan kampus,” tutur Eksa.

Dengan adanya E-Politic, diharapkan lebih banyak lagi pihak yang tertarik untuk belajar ilmu politik. Selain itu, peluncuran E-Politic juga memberi napas positif terhadap pendidikan di Indonesia sekaligus mewujudkan cita-cita negara, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. (PIH UNAIR)