Solo – Jalan Sehat bersama Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) merupakan salah satu event besar dari rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) ke-21 yang dilaksanakan tadi pagi (7/8). Event ini turut dimeriahkan oleh sekitar 600 peserta dari tingkat SD, SMP dan SMA, 700 peserta dari Perguruan Tinggi dan umum, Walikota Surakarta beserta jajarannya, Pejabat Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dibawah koordinasi Kemenristekdikti, Para Rektor di daerah Surakarta dan sekitarnya, serta tokoh masyarakat.

Jalan sehat yang dilaksanakan pada Car Free Day di Kota Surakarta tersebut dimulai dan diakhiri di Benteng Vastenburg melalui rute Jl. Sudirman–Jl. Ronggowarsito–Jl. Gajah Mada–Jl. Brigjen Slamet Riyadi. Kurang lebih jarak yang ditempuh adalah 3,3 Km. Acara dimulai pada pukul 06.30 WIB dan dibuka oleh Menristekdikti Mohamad Nasir.

Dalam kegiatan Jalan Sehat tersebut Menristekdikti mengunjungi stand-stand yang menampilkan berbagai produk inovasi iptek, antara lain: (1) Demo Robot yang menampilkan berbagai robot karya Perguruan Tinggi di Indonesia antara lain Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Universitas Negeri Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), seperti robot pemadam api dan robot penari; (2) Pameran Motor Listrik Gesits dan Sepeda Listrik produk dari Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Institut Teknologi Surabaya (ITS), PT. Garasindo, dan PT. Triangel Motorindo; (3) Pameran Mobil Desa Serbaguna dan Mobil Listrik produk karya Unnes; (4) Demo Statis Panser Amphibi, Panser Turret Dan Rantis Komodo dari PT. PINDAD, dan Rantis Panser dari UNS; Pameran 100 Motor Antik dari MACI (Motor Antik Club Indonesia); (5) Permainan Ular Tangga SNI dari BSN (Badan Standardisasi Nasional), yakni permainan ular tangga raksasa edukatif bertema standar, standarisasi, dan SNI; (6) Alat Peraga Radiasi oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), yakni berupa alat scaning radiasi yang dapat dicoba oleh pengunjung Car Free Day; (7) Pameran Alat Peraga Gyro Extreme oleh Pusat Peraga Iptek (PP-IPTEK), yakni alat permainan roda berputar yang akan menguji keberanian sekaligus belajar prinsip-prinsip fisika; dan (8) Stand informasi lembaga Badan Informasi Geospasial (BIG).

Besar harapan Nasir agar semakin banyak masyarakat yg dapat memahami artinya inovasi, sehingga masyarakat semakin dapat memanfaatkan inovasi-inovasi yang dihasilkan oleh para peneliti dan inovator unggul Indonesia.

Nasir juga mengungkapkan rasa terima kasihnya pada semua elemen yang telah mendorong untuk meningkatkan inovasi anak bangsa.

“Tanpa inovasi, kita tidak dapat meningkatkan daya saing bangsa,” tegas Nasir.

Ayo Indonesia, bersama kita ramaikan perayaan Hakteknas ke-21 dan gelorakan inovasi.