Anda penyuka permen? Tidak ada salahnya untuk mencoba permen yang satu ini. Permen yang diberi label Candiet memang berbeda dengan kebanyakan permen yang ada di pasaran.

Permen buatan mahasiswa UGM ini terbuat dari bahan rendah gula sehingga tidak akan menyebabkan kegemukan. Tidak hanya itu, permen ini juga aman untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes dan dapat mencegah munculnya karies gigi karena kandungan gula yang rendah.

“Permen ini tidak akan menyebabkan kegemukan karena indeks glikemiksnya rendah. Candiet ini permen anti gemuk,” kata Asa Salsabela Arianti Wijayanti, salah satu pengembang permen Candiet, Rabu (10/5) di Kampus UGM.

Asa menjelaskan Candiet memiliki kandungan kalori yang rendah. Pasalnya, permen ini dibuat dari bahan rendah kalori seperti FOS, gelatin, sorbitol, dan karagean.

“Permen Candiet ini nilai kalorinya hampir 1/100 jika dibandingkan dengan permen biasa,”ungkap mahasiswa Farmasi ini.

Permen Candiet dikembangkan bersama dengan keempat rekannya yakni Uliya Ita Rahmita (Farmasi), Denia Pramudiah Andani (Gizi Kesehatan), Kamila Muyasarah (Pendidikan Dokter), dan Hibatul Ghazi Zulhasmi (Teknik Elektro). Lahir melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) UGM.

Keunggulan lain dari permen iniadalah  dapat mencegah timbulnya karies gigi karena menggunakan sorbitol didalamnya. Sorbitol merupakan jenis gula yang tidak mudah difermentasi oleh bakteri sehingga bisa mencegah demineralisasi dan menurunkan risiko karies gigi.

Kamila menambahkan Candiet mengandung serat larut sehingga membantu dalam memperlambat dan mengurangi penyerapan gula dan kolesterol di usus. Serat larut ini juga bermanfaat melancarkan pencernaan.

Untuk saat ini Candiet dibuat dalam bentuk gummy dengan tiga varian rasa yaitu mint, leci, dan stroberi. Dijual dalam kemasan 18 gram berisi 15 permen dibanderol dengan harga Rp. 10 ribu.

“Pemasaran sementara kami lakukan melalui media sosial Instagram: candiet.id, Facebook: Candiet, maupun WA: 085743419027,” tuturnya.

Nah, bagi Anda penggemar permen patut untuk merasakan gula-gula satu ini. Menikmati manisnya kembang gula, tanpa khawatir lagi terhadap peningkatan berat badan akibat mengkonsumsi permen. (Humas UGM/Ika)