Jakarta — Naresuan University Thailand menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa bidang administrasi pendidikan (Honorary Doctorate in Education Administration) kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh. Acara penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa ini dilakukan  pada Sabtu, 6 April 2013, di Hotel Borobudur, Jakarta.

Penganugerahan gelar ini dilakukan oleh Presiden Naresuan University Prof. Sujin Jinahyon, Ph.D dengan disaksikan anggota senat Naresuan University. Sujin mengungkapkan bahwa ada berbagai alasan yang melandasi pemberian gelar ini kepada Mendikbud. Diantaranya adalah kemampuan Mendikbud dalam mengelola pendidikan Indonesia dengan kompleksitas persoalan yang beragam. Saat ini sistem pendidikan di Indonesia melibatkan lebih dari 54,8 juta pelajar ( terbesar ketiga di Asia dan ke empat di dunia), 3 juta guru,  serta 236 ribu sekolah yang tersebar di 33 provinsi.

Selain itu, Mendikbud juga dinilai mengeluarkan berbagai kebijakan yang mendapat respon positif seperti kebijakan yang mendukung terbukanya akses pendidikan dan kesetaraan akses pendidikan antara si kaya dengan si miskin. Bagi yang ingin masuk perguruan tinggi negeri misalnya, calon mahasiswa dari kalangan keluarga miskin mendapatkan bantuan biaya pendidikan penuh sampai selesai kuliah melalui program Bidik Misi. Untuk menekan biaya kuliah, Kemdikbud memberikan bantuan operasional (BOPTN) dan berbagai kebijakan penting lainnya

Acara penganugerahan ini dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya, Menteri Riset dan Teknologi Gusti Hatta, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim,  Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti, sejumlah rektor universitas negeri maupun swasta di Indonesia, perwakilan Kementerian Luar Negeri, dan para pejabat di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam sambutannya, Mendikbud mengungkapkan bahwa penghargaan ini bukan semata-mata diberikan bagi dirinya, namun juga bentuk penghargaan bagi seluruh stakeholder dunia pendidikan di Indonesia. Mendikbud merasa terhormat menjadi orang pertama dari Indonesia yang mendapatkan penghargaan ini dari Naresuan University Thailand.

“Saya berterima kasih atas penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa dari Naresuan University. Ini merupakan bentuk hubungan yang baik antara Indonesia dengan Thailand,” ujar Mendikbud.

Sebagai rangkaian acara, sehari sebelum penganugerahan (Jumat, 5 April 2013), di tempat yang sama, diselenggarakan workshop dengan tema “Strengthening Regional Partnership on Higher Education”.  Workshop ini diikuti seluruh delegasi Naresuan University dan para rektor yang hadir di acara penganugerahan tersebut. Kegiatan workshop diawali dengan paparan dari Naresuan University dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai peluang-peluang kerja sama bidang pendidikan antara universitas di Indonesia dengan Naresuan University.