Sambas, 9 Maret 2013-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Mohammad Nuh meresmikan Politeknik Negeri Sambas. Prosesi ini berlangsung di Kampus Politeknik Negeri Sambas, Kalimantan Barat.

Politeknik  Negeri Sambas menjadi perguruan tinggi negeri pertama di Sambas, daerah yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia.

Dalam kesempatan ini, Mendikbud menyampaikan bahwa sudah menjadi tugas Kemdikbud untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui berbagai kebijakan, salah satunya adalah dengan mendirikan minimal satu perguruan tinggi di setiap kabupaten/ kotamadya. Dengan berdirinya perguruan tinggi, anak-anak Indonesia tidak perlu belajar jauh-jauh ke negara tetangga.

Selanjutnya Nuh menegaskan bahwa Pendirian Politeknik Negeri Sambas ini akan menjadi sabuk pengaman secara sosial budaya,  karena letaknya yang berbatasan dengan negara lain (Malaysia). Politeknik Negeri Sambas diharapkan mampu menjadi salah satu garda terdepan Indonesia dalam mewariskan generasi yang kompeten. Kompetensi menurut mantan rektor  Institut Teknologi Surabaya (ITS) ini terdiri dari tiga sisi, yaitu ilmu/ pengetahuan, keterampilan/ skill dan sikap.

Bupati Sambas, Jualiarti Dj. Alwi menyambut positif pendirian Politeknik Negeri Sambas. Ia menegaskan bahwa politeknik ini merupakan mitra utama pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat sehingga terwujud masyarakat yang unggul. Disamping itu, hal ini juga memberi dampak yang cukup signifikan dalam peningkatan indeks pembangunan pendidikan di Kabupaten Sambas.

Tampak hadir dalam acara ini diantaranya anggota Komisi X DPR RI, para pejabat eselon I dan II Kemdikbud, Asisten II Bidang Perekonomian dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat dan mantan Bupati Sambas yang sekaligus penggagas pendirian politeknik di Sambas.

Seusai acara peresmian Politeknik Negeri Sambas, Nuh melanjutkan kunjungan kerjanya ke sekolah-sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas. Kunjungan kerja diakhiri dengan pertemuan dan dialog dengan mahasiswa penerima Bidikmisi di Universitas Tanjungpura Pontianak keesokan harinya. ( NH/HW)