BOGOR – Acara Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) resmi dibuka oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir di Gedung Graha Widya Wisuda IPB Bogor, senin (8/8) malam. Hadir dalam pembukaan tersebut antara lain Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Intan Ahmad, Para Rektor PTN dan PTS dan Wakil Walikota Bogor.

PIMNAS merupakan salah satu acara yang diadakan setiap tahun untuk menggerakkan inovasi karya anak bangsa. Pagelaran PIMNAS yang sebelumnya bernama Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) sudah berlangsung sebanyak 29 kali, dan kali ini IPB menjadi tuan rumah untul yang kedua kalinya, setelah sebelumnya menjadi tuan rumah pada PIMNAS pertama.

Pada Pimnas kali ini terdapat 440 tim yang lolos dari 145 Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta dari seluruh Indonesia, dan 20 tim undangan yang tidak lolos PIMNAS namun mendapatkan pendanaan.

Nasir berpesan kepada para peserta bahwa Kemristekdikti telah mempermudah akses bagi para peneliti untuk melakukan penelitian, dikarenakan telah keluarnya Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur tentang pendanaan penelitian berbasis output.

“Riset yang selama ini berbasis pada aktivitas, sekarang pendanaannya berdasarkan output atau hasil. Dengan harapan para peneliti tidak disibukkan dengan pertanggungjawaban keuangan yang rasanya menyulitkan para peneliti,” ujarnya.

Menteri Nasir juga menyerukan untuk meningkatkan inovasi untuk daya guna masyarakat.

“Mari kita gelorakan inovasi, mari kita kibarkan bendera inovasi!,” tutupnya dengan semangat. (dzi/rvl)