unpad2Jakarta, 13 April 2015-Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), Mohamad Nasir melantik delapan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Gedung Dikti, Senayan, Jakarta.

PTN yang dilantik pimpinannya antara lain Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Universitas Cendrawasih (Uncen), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Universitas Tanjung Pura (Untan) dan Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL).

“Tantangan kita ke depan adalah bagaimana kita meningkatkan publikasi yang ada di perguruan tinggi,” ucap Menristek Dikti.

Menteri berharap pejabat yang dilantik melaksanakan tugas dengan baik dan dapat mengembangkan riset sehingga menghasilkan inovasi tepat guna bagi masyarakat. Indonesia harus bergegas karena dalam waktu dekat akan menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Kemristek Dikti saat ini telah melakukan berbagai terobosan di dunia riset dan pendidikan tinggi, sehingga keduanya dapat bersinergi. Perguruan tinggi diharapkan menjadi hulu penelitian. Sedangkan hilirnya, riset yang matang digenjot dapat diimplementasikan dalam dunia usaha dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Salah satu pejabat yang dilantik, Rektor Unpad, Tri Hanggono Achmad mengungkapkan akan melanjutkan nilai-nilai positif yang telah dibangun dari kepemimpinan sebelumnya. “Marilah kita menjaga kebersamaan agar segala hal yang kita upayakan, punya dampak yang baik kepada masyarakat,” ucapnya.

Sebelumnya, Rektor Unpad terpilih menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran, Unpad. Pemerintah menetapkan Unpad sebagai PTN Badan Hukum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 80/2014. Dengan begitu, kampus ini memiliki otonomi keuangan dan akademik yang lebih luas.