Menristekdikti Mohamad Nasir sambut suka cita seluruh peserta #Menyapanegeriku yang telah menyelesaikan kegiatannya di penghujung tahun 2015 di Gedung D Kemenristekdikti, Senin, 21 Desember 2015.

Sebagai program unggulan yang diusung oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi di tahun 2015, #Menyapanegeriku mengajak publik, khususnya kaum muda dari beragam golongan profesi untuk menyapa, melihat, merasakan, dan mengalami langsung perjalanan dunia pendidikan bangsa di ujung negeri selama 5 hari penuh di penghujung tahun 2015 dengan pendampingan dari tim Kemenristekdikti. #Menyapanegeriku telah sangat menyita animo public dan mampu menjaring 47.523 orang pendaftar dari berbagai ragam daerah, latar belakang, profesi serta keahlian.

Sebanyak 44 peserta terpilih dari beragam profesi meliputi professional dokter, penulis, peneliti, pendongeng, atlet silat, penari, jurnalis, fotografer, apoteker, seniman, PNS dan lainnya yang disebar ke 11 wilayah, mencakup Kabupaten Simelue, Aceh Barat; Kabupaten Aceh Timur, Aceh; Kabupaten Kep. Anambas, Prov. Kep. Riau; Kabupaten Berau, Kalimantan Timur; Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara; Kabupaten Ende, NTT; Kabupaten Sumba Timur, NTT; Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat; Kabupaten Sorong, Papua Barat; Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat; dan Kabupaten Jayawijaya, Papua disambut hangat oleh Menteri yang juga merupakan dosen dari Universitas Diponegoro tersebut.

Program yang dimulai pada tanggal 1 sampai 6 Desember 2015 ini dinilai akan mampu berbagi inspirasi, cerita, dan pengalaman kepada anak-anak ujung pulau sesuai dengan latar belakang profesi dan kebisaan mereka sehingga pertemuan singkat itu menjadi sesuatu yang sangat bermakna.

Dengan bersemangat dalam pidatonya Nasir mengatakan, “tidak ada artinya anggaran yang besar untuk dialokasikan tanpa kita memperhatikan untuk daerah-daerah tersebut. Yang menjadi penting sekali untuk kita semua adalah kita berjuang untuk membangun anak bangsa”. Menristekdikti juga menaruh perhatian yang besar sekali pada para peserta program SM-3T yang bekerjakeras dan bersemangat dalam mengikuti program SM-3T ini.

Program yang sudah dijalankan selama5 tahun ini mempunyai harapan dan ambisi yang besar di masa depan dan Nasir berjanji program ini akan terus berlanjut. “Hasil dari program ini akan saya sampaikan pada Presiden, tujuannya untuk diambil kebijakan kedepan bahwa ini harus berjalan terus untuk membangun negeri ini”, ucapnya pada akhir pidato. Kemenristekdikti juga terus mengupayakan program #Menyapanegeriku ini harus ada di setiap tempat yang termasuk 3T dan terus memperluasnya.

Di ujung negeri, dimana kekuatan fisik dan mental menempuh perjalanan menantang dan beresiko harus teruji, ketulusan hati untuk mengenalke-Indonesia-an yang lebih dalam menjadi momen terbaik yang tak terbayarkan bagi para peserta #Menyapanegeriku. Inilah potret pembuktian cinta tanah air anak-anak bangsa. Dalam acara ini, Menristekdikti didampingi oleh Dirjen Sumberdaya Iptek dan Dikti, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, Deputi Bappenas, Dr. Subandi Sardjoko, dan Pejabat Eselon 2 di Lingkungan Kemenristekdikti. (Ard/bkkpristekdikti)

Galeri